Breaking News

Dugaan tindakan intimidasi terhadap jurnalis kembali mencuat di Kabupaten Jeneponto.

Patrolikpknews.com Jeneponto --Ironisnya, tindakan yang dinilai menghalangi kerja jurnalistik itu diduga dilakukan oleh oknum anggota kepolisian saat proses penangkapan terduga pengedar narkoba.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.24 WITA, Jumat (12/6/2026), di kawasan Jembatan Belokallong, Jalan Poros Jeneponto-Makassar, Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu.

Korban adalah Usman S, wartawan media online Cakrawalainfo.id, yang saat itu sedang menjalankan tugas peliputan terkait operasi penangkapan terduga pengedar narkotika jenis sabu.

Menurut Usman, dirinya awalnya berada di sebuah warung kopi tak jauh dari lokasi kejadian. Suara beberapa kali tembakan peringatan yang terdengar dari arah jembatan membuatnya bergegas menuju lokasi untuk melakukan peliputan.

"Saat itu saya sedang di Cafe Diagonal bersama teman. Karena mendengar suara tembakan dari arah jembatan Belokallong, saya langsung menuju lokasi untuk meliput," ujar Usman.

Namun sesampainya di lokasi, Usman mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari seorang oknum polisi. Ia mengaku dibentak saat mengambil gambar dan video proses penangkapan.
© Copyright 2022 - patrolikpknews.com