Patrolikpknews.com Gowa - Komitmen menghadirkan proses rekrutmen prajurit yang transparan, bersih dan bebas dari praktik percaloan kembali ditegaskan Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko saat memimpin Sidang Pemilihan Tingkat Pusat Penerimaan Tamtama PK TNI AD Gelombang III TA 2026 Sub Panpus Kodam XIV/Hasanuddin, yang diikuti 1.654 calon siswa, bertempat di Lapangan Sapta Marga Rindam XIV/Hsn, Jl. Poros Malino, Pakatto, Kabupaten Gowa. Senin, (21/9/2026).
Di hadapan para calon siswa, Pangdam menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah memilih mengabdikan diri melalui jalur Tamtama TNI AD. Ia menegaskan bahwa menjadi prajurit TNI merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan, namun kelulusan tidak ditentukan oleh uang maupun pihak tertentu. “Perlu diketahui bahwa mendaftar menjadi anggota TNI itu gratis. Tidak satupun orang di luar sana yang bisa menjanjikan kelulusan kalian. Kalau kalian lulus, artinya memang memenuhi syarat untuk menjadi prajurit TNI,” tegasnya. Pangdam juga menegaskan komitmennya untuk melawan praktik mafia werfing yang memanfaatkan harapan para calon prajurit dengan iming-iming kelulusan.
Untuk itu, Pangdam mengajak seluruh calon siswa dan keluarga agar bersama-sama memutus mata rantai praktik percaloan dengan tidak memberikan uang kepada siapapun yang menjanjikan kelulusan. “Saya tidak bisa bekerja seorang diri untuk melawan mafia werfing ini. Saya mohon kepada kalian semua, anak-anakku, untuk membantu melawan mafia werfing dengan tidak membayar sepeser pun kepada siapapun. Kalau kalian lulus, itu berarti karena kemampuan kalian, upaya kalian, kecerdasan kalian serta doa kalian dan orang tua kalian,” ujarnya. Ia pun mengingatkan agar pesan tersebut disampaikan kepada keluarga masing-masing bahwa masuk TNI tidak membutuhkan uang, sehingga setiap pihak yang meminta bayaran dengan dalih dapat meluluskan calon prajurit patut dicurigai sebagai upaya penipuan.


Social Header