Breaking News

Makassar Tidak Aman Adanya Teror Geng Motor Mengancam Ojol Dan Masyarakat Memakai Busur Atau Anak Panah


Patrolikpknews.com Tanggal 26 September 2026 kembali terjadi insiden penyerangan brutal oleh geng motor terhadap seorang driver Grab yang saat itu sedang bersama anak dan istrinya. Ironisnya, pelaku mengenakan atribut jaket Shopee dan mencoba menggunakan busur sebagai senjata. Tidak berhenti di situ, geng motor juga melakukan aksi di sekitar Landak Lama, yang mengakibatkan seorang perempuan warga sipil terjatuh dan menjadi korban ulah mereka.

Kejadian ini bukanlah kasus pertama, melainkan bagian dari rangkaian teror geng motor yang hampir setiap hari menghantui kota Makassar. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa meskipun ada penangkapan, para pelaku tetap berulah kembali. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar , apakah aturan hukum di Makassar terlalu lemah sehingga tidak menimbulkan efek jera? Atau apakah aparat penegak hukum dan pemerintah daerah kurang serius dalam menangani masalah ini?

Kami menegaskan, sudah saatnya seluruh instansi keamanan  mulai dari kepolisian, gubernur, hingga walikota  bertindak tegas. Jangan lagi ada toleransi terhadap aksi geng motor, sekalipun pelakunya masih di bawah umur. Efek jera harus ditegakkan agar kota Makassar tidak terus-menerus berada dalam bayang-bayang ketakutan. Keselamatan warga, khususnya para driver ojol yang setiap hari berada di jalan, harus menjadi prioritas utama. Jika tidak ada tindakan nyata, maka Makassar akan semakin kehilangan rasa aman yang seharusnya dimiliki setiap warganya.

#MakassarTidakAman #StopGengMotor #TegakkanHukum #EfekJera #KeamananWarga #DriverOjol #SolidaritasOjol #PolrestabesMakassar #PemkotMakassar #GubernurSulsel #WalikotaMakassar #AksiTegas #HukumBerkeadilan #MakassarDarurat #WargaButuhAman #StopKekerasanJalanan #KeamananKota #MakassarBergerak #LawanGengMotor #SaveMakassar
© Copyright 2022 - patrolikpknews.com