Patroli KPK news com.ACEH TIMUR — Dua puluh satu tahun perdamaian Aceh diperingati KPA/PA Daerah I Peureulak di Desa Geulumpang Payong, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur bersama masyarakat menggelar doa bersama dan menyantuni 40 anak yatim piatu.
Tidak ada kemeriahan berlebihan. Momentum 21 tahun perdamaian justru diisi dengan doa untuk para syuhada yang telah meninggal dunia serta berbagi dengan anak-anak yatim/piatu.
Ketua Panitia Jainuddin, S.E. atau Geuchik Joi mengatakan kegiatan tersebut sengaja difokuskan pada doa bersama dan santunan. Menurutnya, peringatan perdamaian tidak harus selalu diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat rasa syukur dan kebersamaan.
Ia mengatakan perbedaan latar belakang seharusnya tidak menjadi sekat di tengah masyarakat. Sebaliknya, perdamaian harus mampu menyatukan semua pihak untuk menjaga ketertiban dan menjauhkan masyarakat dari tindakan yang dapat mengganggu suasana damai.
“Perdamaian Aceh adalah milik seluruh masyarakat Aceh. Menolak segala bentuk aksi bernuansa provokasi yang berpotensi merusak dan mengganggu perdamaian Aceh,” kata Geuchik Joi
KPA/PA Daerah I Peureulak juga berharap momentum 21 tahun perdamaian dapat semakin mempererat hubungan antara masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah dan unsur keamanan.
Kebersamaan tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus memastikan nilai-nilai perdamaian tetap tumbuh di tengah masyarakat.
Kegiatan dihadiri Kapolsek Sungai Raya Zulfahmi, S.H., Wadanramil Sungai Raya Didik D., Pang Age yang diwakili Geuchik Joy, Sagoe Pereulak Timur Sofyan, Sagoe 76 Safrizal, unsur KPA/PA, Keuchik Geulumpang Payong Idris, tokoh masyarakat, Imam Abdullah dan Tgk. Ibrahim.
Zainal


Social Header