Patroli KPK news com.TANGERANG,Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang melalui Subsi Bimbingan Kegiatan (Bimgiat) melaksanakan panen pakcoy bersama peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dan warga binaan di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan produktivitas warga binaan.
Pemanfaatan lahan SAE sebagai sarana pertanian produktif menjadi wujud optimalisasi area pembinaan di lingkungan Rutan. Melalui pendampingan Subsi Bimgiat dan kolaborasi bersama peserta magang Kemenaker, warga binaan tidak hanya memperoleh pengalaman praktik budidaya sayuran, tetapi juga dibekali keterampilan yang memiliki nilai ekonomis dan manfaat berkelanjutan.
Hal ini sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam pemanfaatan lahan pertanian yang tidak dalam kondisi menganggur (idle) agar dapat dikelola secara produktif dan memberikan nilai tambah. Optimalisasi lahan SAE menjadi langkah konkret dalam mendukung kebijakan tersebut sekaligus memperkuat program pembinaan berbasis kemandirian.
Dari kegiatan panen tersebut, diperoleh hasil pakcoy segar dengan total berat mencapai 11,5 kilogram. Hasil ini mencerminkan keberhasilan program pembinaan yang dilaksanakan secara konsisten dan terarah, sekaligus menunjukkan bahwa lahan SAE mampu menjadi sarana edukasi dan produksi yang efektif.
Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Irhamuddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam menghadirkan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.
“Pemanfaatan lahan SAE melalui budidaya pakcoy ini menjadi bagian dari upaya kami dalam meningkatkan keterampilan warga binaan. Kami menargetkan kegiatan panen dapat dilaksanakan setiap bulan dengan hasil yang sama bahkan lebih, sehingga pembinaan benar-benar memberikan dampak nyata,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Rutan Kelas I Tangerang terus berupaya mewujudkan pembinaan yang bermanfaat, adaptif, dan berorientasi pada kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan yang positif dan produktif.
Zainal


Social Header